Waktu 3 Tahun Bupati Nikson Nababan, Petani Mulia Tapanuli Utara Mengaku Berdikari

Nikson Nababan, bersama dengan Mauliate Simorangkir, telah resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Kepemimpinan yang dijalankannya meski belum berakhir namun sanggup mencetak berbagai sejarah. Bahkan sebuah prestasi yang belum pernah ditorehkan oleh pemimpin-pemimpin sebelumnya. Tentunya, prestasi tersebut amat membanggakan masyarakat Tapanuli Utara. Karena dibawah kepemimpinannya, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) memberikan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dengan Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Pengelolaan Keuangan, yang sangat fantastis dan telah diperoleh selama 3 tahun berturut-turut.

Berikut merupakan beberapa hal mengenai Nikson Nababan dalam menciptakan petani mulia tapanuli utara yang mengaku berdikari.

1. visi misi pemerintahan

Mayoritas penduduk tapanuli utara yang berupa petani inilah, yang membuat Bupati Nikson Nababan menetapkan visi dan misi yaitu Mewujudkan Tapanuli Utara sebagai lumbung pangan dan lumbung Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas serta daerah wisata. Sektor pertanian dianggap sebagai yang paling efektif dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Hal tersebut dilakukan dengan menggerakkan masyarakat untuk menggarap lahan tidur yang ada sehingga menjadi lahan yang produktif. Beliau ingin pandangan masyarakat Tapanuli Utara terhadap profesi petani berubahdari yang sebelumnya dihindari, menjadi pekerjaan mulia yang menjanjikan.

2. pengolahan lahan tidur

Wilayah Tapanuli Utara dulunya masih memiliki 44.000 hektare lahan tidur yang sebenarnya subur, sehingga hal tersebut dijadikan sebagai potensi yang harus digali. Untuk mewujudkannya, maka Nikson Nababan melakukan berbagai terobosan hingga Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memiliki 10 unit traktor besar untuk pengolahan lahan tidur. Traktor tersebut yang sudah berhasil membuka lebih dari 2000 hektare lahan tidur milik masyarakat. Hebatnya lagi, masyarakat yang menggunakan traktor ini tidak dipungut biaya sedikitpun atau gratis.

3. Alat panen padi

Data yang diperoleh dari Dinas Pertanian Tapanuli Utara, untuk meningkatkan hasil pertanian padi, maka Pemerintah Tapanuli Utara yang dipimpin oleh Nikson Nababan telah membagikan 15 unit mesin combine harvester atau alat panen padi. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi biaya produksi dalam panen padi. Selain itu, pada tahun 2017 terdapat sebanyak 5 unit traktor mini yang berfungsi untuk percepatan tanaman padi sawah, 200 unit hantraktor jenis rice tranplanter atau alat mesin panen padi sederhana. Serta melakukan pengadaan 63 unit pompa air yang berfungsi untuk menjaga stabilitas air pada areal persawahan di tapanuli utara. Bahkan juga telah membagikan 30 unit mesin cultivator atau mesin pembutan bedeng tanah untuk tanaman holtikultura. Tentu saja hal ini dilakukan untuk memudahkan petani dalam mengolah lahan pertanian milik mereka.

4. bertambahnya petani binaan

Tentunya dengan terobosan yang dilakukan oleh pemerintahan Nikson Nababan, saat ini gairah petani sudah mulai meningkat. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah kelompok tani yang dibina oleh Dinas Pertanian Tapanuli Utara juga semakin bertambah, disikapi dengan kebijakan berupa penambahan tenaga penyuluh pertanian lapangan. Saat ini sudah ada petani binaan sebanyak 2214 kelompok tani, sebelumnya yakni tahun 2016 hanya ada sebanyak 2026 kelompok tani. Tenaga penyuluh pertanian lapangan yang sebelumnya hanya berjumlah 127 sekarang bertambah menjadi 181 orang penyuluh.

Meski kepemimpinan Bupati Nikson Nababan belum selesai, beliau sanggup menorehkan begitu banyak sejarah baru dalam pembangunan Tapanuli Utara. Karena selama masa kepemimpinannya banyak aspek yang telah di bangun sehingga membuat tapanuli utara semakin baik. Bahkan belai selalu berharap masyarakat juga turut berkontribusi serta bersungguh-sungguh dalam membangun Tapanuli Utara yang berdikari. Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Tapanuli Utara yang beliau pegang penuh dan wujudkan dalam sebuah wajah Tapanuli Utara yang lebih indah dan sejahtera.

Tags: